Laman

Kamis, 21 Januari 2010

Tambah Usia, Tambah Dewasa, Bukan Tua

tua Tulisan ini ditujukan bagi orang yang mulai memasuki usia senja. Namun bagi Anda yang masih muda, teruslah membaca artikel ini, karena Anda juga sedang menuju “tahun-tahun keemasan” itu.

Bacaan : Mazmur 71:1-18

Nats : Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib (Mazmur 71:17)

Tatkala kita semakin tua, kita membutuhkan pertolongan Allah untuk mengenali kelemahan-kelemahan dan godaan-godaan yang biasanya datang di usia senja. Usia senja memang merupakan suatu masa yang berbahaya. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila penulis Mazmur 71, berdoa memohon perlindungan di masa tua (Bacalah lebih dulu, apabila Anda belum membacanya).

Ketika berkunjung ke Florida, saya membaca sebuah artikel pasa buletin gereja yang berbunyi demikian: Sebuah Doa di Kala Aku Semakin Tua

Tuhan, Engkau tahu diriku semakin tua kini! Jangan biarkan aku menutup mata terhadap fakta ini. Jangan biarkan aku menjadi pengganggu dalam kehidupan ini, terutama egoku yang selalu ingin berbicara tentang banyak hal dalam setiap kesempatan. Biarlah aku beristirahat untuk tidak lagi memikirkan pengalaman masa lalu yang selalu terulang dalam pikiran dan detil-detil jalan hidupku yang tak ada akhirnya. Kuncilah bibirku agar tak mengeluh tentang kepedihan dan penderitaanku. Aku tidak meminta ingatan yang lebih baik, tetapi tolonglah agar orang lain tidak merendahkanku karena ingatanku yang berkurang. Ajarilah aku untuk mengakui bahwa kadangkala aku juga salah. Jadikan aku semakin indah dan dewasa seiring dengan pertambahan usiaku. Jangan biarkan aku sekedar bertambah tua. Kiranya aku dapat berkata, meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari hari ke hari. (II Korintus 4:16)

Biarlah pertambahan usia kita diimbangi dengan tumbuhnya keserupaan dengan Kristus – MRD

Tatkala Allah menambahkan usia dalam kehidupan Anda, izinkalah Dia menambahkan kehidupan dalam usia Anda

 

 

Technorati Tags: ,



1 komentar: